Diklaim Tidak Teratur & Antrean Panjang Resahkan Warga,Ini Klarifikasi Pengawas Pertamina Kosio Dumoga Barat
BOLMONG — Kabar yang beredar di masyarakat maupun media sosial mengenai pelayanan di lokasi Pertamina Kosio, Kecamatan Dumoga Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow, yang dikeluhkan tidak teratur serta memicu antrean panjang yang meresahkan warga.
Isu tersebut sempat menyebar luas dan memunculkan keresahan, bahkan tuduhan bahwa pengisian bahan bakar tidak berjalan sesuai jam operasional dan menyebabkan penumpukan kendaraan yang mengular panjang.
Menanggapi hal tersebut, pihak pengawas Pertamina Kosio memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan informasi yang beredar di tengah masyarakat.
Klarifikasi Pihak Pengawas:
"Kabar yang mengatakan bahwa pelayanan di Pertamina Kosio tidak teratur serta selalu ada antrean panjang yang meresahkan warga itu tidak benar sama sekali. Jam operasional kami berjalan sebagaimana mestinya dan pasokan BBM selalu tersedia cukup untuk memenuhi kebutuhan warga."Saat ini terjadi antrian panjang karena pasokan bbm masuk hari yang ke tiga di kurangi karena keterlambatan kapal tengker Depot bitung akibat cuaca angin/ gelombang hal ini berlaku di seluruh SPBU di sulut,untuk kosio yang biasanya mendapat pasokan pertalite 24 ribu liter hanya mendapat pasokan 16 ribu liter
dan awal bulan September di pastikan akan stabil untuk pasokan pertalite"Kami selalu berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Jika ada keluhan, silakan sampaikan langsung kepada petugas di lokasi agar dapat segera kami tangani," tambahnya.
Selanjutnya kami dari pihak SPBU 7495705 KOSIO memohon maaf atas pelayanan kami kepada seluruh konsumen pengguna bbm pertalite baik kendaraan Roda dua dan Roda 4 serta kepada petani yang membawa surat rekomendasi pertanian untuk dapat bersabar di karenakkan pasokan stock BBM Pertalite yang terbatas dan yang nantinya akan stabil awal September nanti .
Masyarakat dimohon untuk tetap tenang, membeli BBM secukupnya sesuai kebutuhan, dan selalu memverifikasi informasi langsung ke pihak pengelola atau pengawas terkait." Ucap pengawas pertamina kosia saat di wawancatai
Redaksi : Lukman Mokodompit